2 comments on “Namaku Kathmandu

  1. Terima kasih. Tulisan ini hampir saya lupakan sampai saya bertemu trackbacks dari blog kawan dzakwan. Saya pun kembali membaca cerita yang pernah saya tuliskan.

    Hehehe…

    Terima kasih sudah membagi tulisan saya. Saya sangat senang sekali ^_^

    • sama-sama mas. saya sangat senang membaca cerita ini karena saya juga ingin mencintai Allah seperti yang dialami Kathmandu. Saya mungkin takkan jadi apa-apa tanpa kasih sayang Allah. Sering-sering nulis cerita yang seperti ini ya mas… hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s